Cerita Jokowi Tentang Badan Pengawalnya Selama Pencapresan

Cerita Jokowi Tentang Badan Pengawalnya Selama Pencapresan

- detikNews
Kamis, 19 Jun 2014 20:37 WIB
Cerita Jokowi Tentang Badan Pengawalnya Selama Pencapresan
Jokowi dan Walpri di Tomohon (Ray Jordan/Detikcom)
Pekalongan - Joko Widodo (Jokowi) yang kini menjadi capres nomor urut 2 punya banyak cerita tentang ajudan yang sehari-hari mengikutinya. Setelah cerita 'kalah ganteng dengan ajudan', ia kini punya cerita lain tentang mereka.

Jokowi menceritakan tentang nasib pengawalnya di depan puluhan kader PDIP dan relawan Jokowi JK di Kantor DPC PDIP Pekalongan, Jawa Tengah, Kamis (20/6/2014). Ia meminta relawan dan kader partai koalisi bergerak untuk pemenangan Jokowi JK pada 9 Juli nanti.

"(Selama kampanye) Kalau saya gemuk langsung menyusut. Pengawal saya dulu kekar-kekar sekarang nyusut. Ada 9 kilogram, ada 8 kilogram," kata Jokowi yang disambut tawa para relawan.

Menurut Jokowi, pasca non aktif dari jabatannya sebagai Gubernur DKI, hampir setiap hari ia habiskan untuk kampanye ke luar kota. Akhirnya, mantan Wali Kota Solo ini melihat berat badannya dan ajudannya turun karena terus ikut berkampanye ke luar kota.

"Emang dipikirnya Pekalongan doang? 500 kabupaten kota kita datangi satu per satu karena ini bukan transaksional, itu bedanya. Kalau sebelumnya sudah bagi-bagi menteri, rakyat dapat apa? Dulu ada yang minta 7 menteri, enggak, saya tolak. Ada yang minta 7 menteri, sama yang sana dikasih 11 malah. Yang di sini ngurus rakyat. Kita ini koalisi ramping. Itu bedanya yang di sini dan di sana," ucap Jokowi.

Dalam perjalanannya ke luar kota, Jokowi membawa puluhan pengawal. Mereka bertugas menjamin keamanan bagi Jokowi dan keluarganya. Sebagian di antara pengawal tersebut sudah ikut Jokowi sejak menjadi Wali Kota di Solo. Namun ada juga yang baru diikutkan setelah ada instruksi penambahan personel keamanan oleh presiden pada Pemilu 2014.

Dalam keseharian, pengawal-pengawal ini mengenakan batik, kemeja putih dengan celana kain. Namun, pakaian yang dikenakan sangat dinamis tergantung kemana Jokowi akan kampanye atau blusukan.

Kini saat Jokowi mencalonkan diri sebagai presiden bersama Jusuf Kalla, mereka berganti kostum. Saat blusukan keluar kota, mereka mengenakan kemeja kotak-kotak khas layaknya Jokowi.

(bil/jor)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads