Peristiwa keributan terjadi sekitar pukul 13.45 WIB siang tadi di Perumahan Jalan Gading II, Kelurahan Pisangan, Kecamatan Pulogadung. Kala itu Rafles (7) dan Cipluk (6) tengah bermain bersama teman-temannya.
"Ya biasa mas anak kecil ribut saling mengejek nama orangtua. Cipluk nggak terima ngaduk sama tantenya si Tiwi," ujar Fitri Apriliani (22) keponakan korban yang melerai keributan tersebut, saat ditemui di lokasi kejadian, Kamis (19/6/2014).
Tiwi (14) tantenya Cipluk melampiaskan kekesalannya terhadap Herlina (37) yang merupakan tante dari Rafles. Cecok mulut pun tidak dapat dihindarkan.
"Posisinya Maryana yang lagi ngobrol langsung membela Herlina, soalnya dia lagi hamil tua, sudah deh di situ cecok mulut sampai akhirnya Rizki datang makin tambah ramai," tuturnya
Peristiwa itu menggegerkan tetangga sekitar lingkungan. Keributan itu pun dilerai oleh pemuda di lingkungan tersebut.
"Sama om Iwan dipisahin, saya ngebawa tante-tante saya ke rumah, om Iwan bawa Rizky sama Tiwi ke rumah, tapi ditengah jalan Rizky berontak trus langsung lari lagi ke tante saya sambil bawa pedang panjang," tuturnya.
Dihadapan Fitri, Rizky membacok Maryana hingga berulang kali. Hingga akhirnya sambetan tersebut memutuskan jari-jemari tangan kanan Maryana.
"Sampai empat kali. Awal dincer lehernya tapi karena tante Maryana nangkis jadi yang kena tangannya, begitu jatoh masih dibacok lagi sampe kena pipi kirinya," ujar Fitri.
Sementara secara terpisah Kanit Reskrim Pulogadung, AKP Tual Napitulu membenarkan informasi tersebut. Rizki sendiri telah diamankan ke kantor polisi.
"Pelakunya diamankan warga lalu dibawa ke polsek, sekarang masih dalam pemeriksaan intensif," kata Tual.
Ia mengatakan sementara ini motif pelaku lantaran dendam lama. Kasus ini ditangani Polsek Pulogadung.
"Motif masih didalami, dugaan awal karena dendam," ungkapnya.
(edo/ndr)











































