Aksi blusukan itu dilakukan oleh Ketum Gerindra Suhardi dan Waketum Gerindra Fadli Zon, Kamis (19/6/2014). Saat berjalan kaki dari lapangan ke pasar, warga mengerumuni dan menyanyikan "Garuda di Dadaku".
Fadli yang merupakan caleg terpilih dari Dapil Jabar V memang tampak sudah dikenal oleh masyarakat. Mereka sempat berhenti untuk membeli es cendol dan berbincang dengan pedagang sayuran.
Beberapa warga sibuk mencari sosok Prabowo Subianto di antara kerumunan. Mereka tidak tahu bahwa mantan Danjen Kopassus itu tidak ikut dalam kampanye.
"Mana ya Pak Prabowo? Yah gak ikut ya? Padahal mau ketemu langsung," kata seorang ibu berbaju pink dengan nada kecewa.
Seorang pedagang juga ternyata mengharapkan kehadiran Prabowo di antara mereka. "Yah beneran ya gak ada Pak Prabowo," celetuk seorang pedagang ikan.
Suhardi, Fadli Zon, dan rombongan lalu naik ke lantai 3 pasar tersebut dan menyapa para warga dari atas. Mereka kembali menyanyikan lagu Garuda di Dadaku.
Usai blusukan, Fadli menilai bahwa harga bahan pokok menjelang bulan puasa masih wajarl. "Kelihatannya harga masih normal tapi beberapa hari menjelang puasa tampaknya akan naik," ujarnya.
Pria yang menjabat sebagai Sekretaris Tim Pemenangan Prabowo-Hatta ini menuturkan bahwa Prabowo berjanji agar harga beras tetap stabil bila terpilih. Fungsi Bulog juga akan dikembalikan setelah seharusnya.
"Kalau Prabowo terpilih, kami akan usulkan agar harga beras ada harga dasar dan harga eceran tertinggi. Kita ingin kembalikan fungsi Bulog kembali sebagai penyangga agar harga dasar terjamin," ucapnya.
(imk/mpr)











































