Jokowi tiba di pelelangan sekitar pukul 10.20 WIB, Kamis (19/6/2014). Dibantu beberapa orang nelayan,
mantan Walikota Solo ini menaiki sebuah meja persegi panjang di tengah masyarakat dan kemudian mendengar satu per satu keluh kesah nelayan.
Ada 3 nelayan yang diajak Jokowi berdialog. Mereka mulai bercerita soal susahnya distribusi solar yang akhirnya membuat biaya operasional mahal. Selain itu, mereka mengeluhkan lamanya mengurus perizinan untuk melaut yang bisa mencapai 1 tahun.
"Nelayan inginnya nyaman melaut. Banyak departemen urus, surat menyurat sampai 20 berkas sekian yang harus dibawa. Ngurus ijin, saya ajukan 1 tahun tapi belum selesai padahal katanya 1,5 bulan selesai, prakteknya nggak," kata salah seorang nelayan, Marsongko.
Ia mengeluhkan antrean yang panjang untuk merapat ke dermaga. Akhirnya menambah biaya dan pasokan solar untuk kapal. Ia juga mengeluhkan adanya pungutan saat mereka hendak melaut. Ia meminta agar Jokowi dapat mewujudkan perizinan 1 pintu untuk memudahkan dan memotong birokrasi yang lama dan membutuhkan biaya besar.
"Izin-izin ada di Syahbandar ada yang DKP juga. Kalau bisa 1 pintu," saran Marsongko.
Menanggapi hal itu, Jokowi menilai kunci permasalahan ini ada pada kontrol dan pemotongan birokrasi agar tak menyulitkan para nelayan.
"Saya sudah nangkap semuanya. Intinya dikontrol dan diawasi. 1 pintu yang dikontrol diawasi tidak ada pungutan, semua yang memberatkan, kan mestinya dipermudah diberi bantuan, sistemnya nanti kita bangun lebih baik. Ini bebani nelayan. Kita bicara lagi setelah 9 Juli," ujar Jokowi menanggapi keluhan para nelayan.
Sayangnya, karena hanya menggunakan speaker wireless, dialog antara Jokowi dan ketiga nelayan tersebut tak terdengar jelas hingga ke bagian belakang kerumunan. "Ndak kedengaran yang dibilang pak Jokowi," kata seorang warga dengan dialek khas Tegal.
Usai berdiskusi, Jokowi lalu mempromosikan 2 kartu andalannya yakni Kartu Indonesia Sehat (KIS) dan Kartu Indonesia Pintar (KIP). "Kalau sakit kemana? Nanti kalau sakit dengan kartu ini bisa gratis pengobatan," kata Jokowi sambil memperlihatkan kartu yang menjadi contoh program itu.
Usai berorasi, Jokowi sempat melihat kondisi kapal ikan yang sedang berlabuh di pelabuhan. Sementara itu, istri dan anak-anak Jokowi yang ikut dalam rombongan berada di mobil sambil membagikan kaos bergambar Jokowi-JK.
(bil/fiq)











































