Din Syamsudin Bantah Terlibat Pembentukan PAM

Din Syamsudin Bantah Terlibat Pembentukan PAM

- detikNews
Kamis, 23 Des 2004 13:58 WIB
Jakarta - Wakil Ketua PP Muhammadiyah Din Syamsudin mengaku sama sekali tidak terlibat dalam proses pembentukan Perhimpunan Amanat Muhammadiyah (PAM), embrio parpol baru yang dibidani Pemuda Muhammadiyah.Sejauh ini, dia tetap berkomitmen tidak akan terlibat dalam kegiatan-kegiatan politik praktis, termasuk PAN mau pun parpol baru itu."Syahwat politik saya sedang lemah. Saya lebih memilih untuk berjuang di jalur dakwah dan pemberdayaan umat dengan posisi saya di Muhammadiyah dan MUI," kata Din di Istana Wapres, Jl. Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Kamis, (23/12/2004).Pembentukan PAM sendiri dilakukan karena kekecewaan Pemuda Muhammadiyah terhadap PAN yang dinilai tidak lagi bisa menampung aspirasi warga Muhammadiyah.Meski berjanji tidak akan terlibat dalam parpol baru itu, Din mengaku tidak keberatan dengan dinamika politik yang terjadi di Muhammadiyah. Menurutnya, hal itu merupakan sesuatu yang wajar terjadi dalam sebuah organisasi yang memiliki banyak kader berkemampuan politik.Namun Din mengingatkan, jika PAM ini akhirnya menjadi parpol, dia berharap PAM tidak membawa-bawa nama Muhammadiyah."Khitahnya Muhammadiyah tidak punya hubungan dengan parpol mana pun. Jadi jangan menarik-narik Muhammadiyah dalam kegiatan politik praktis," katanya.Disinggung mengenai besarnya dukungan terhadap Din sebagai pengganti Amien Rais di PAN, Din sekali lagi menegaskan, dia tidak berminat memangku jabatan Ketua Umum PAN sepeninggal Amien.Menurut dia, yang dibutuhkan PAN saat ini adalah seorang manajer yang handal yang mampu bekerja membangun infrastruktur partai dan mengembangkan organisasi, komunikator politik yang tangguh dalam menyampaikan platform partai secara benar, serta operator politik yang bekerja menurut logika politik yang benar juga.Jika ketiga hal itu terpenuhi, maka PAN berpeluang untuk menjadi partai nomor dua atau tiga besar dalam Pemilu 2009 nanti. "Tapi kalau bisa jangan saya yang melakukan tugas-tugas itu," katanya. (umi/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads