"Kita tidak butuh kartu sehat. Yang kita butuhkan kalau sakit bisa ke rumah sakit, yang tidak mampu bisa ke rumah sakit dengan gratis," kata Waketum Gerindra Fadli Zon saat berorasi di Lapangan Leuwiliangan, Kabupaten Bogor Barat, Kamis (19/6/2014).
Program KIP juga dinilai tidak dibutuhkan oleh rakyat. Fadli mengungkapkan bahwa saat ini dana BOS sudah bisa mencukupi hingga wajib belajar 12 tahun.
"Kita tidak perlu kartu pintar karena dana pendidikan kita paling besar. Sudah ada dana BOS. Orang bisa sekolah, tidak perlu kartu. Yang kita perlu kartu debit dan buku tabungan," ujar pria yang menjabat sebagai Sekretaris Tim Pemenangan Prabowo-Hatta ini.
Fadli yang datang bersama Ketum Gerindra Suhardi dan Sekjen Golkar Idrus Marham juga mempromosikan Prabowo. Mantan Danjen Kopassus itu disebut cerdas dan mau melayani rakyat.
"Kita juga butuh pemimpin cerdas. Tahu bawa rakyatnya kemana. Kalau tidak tahu, tidak akan sampai ke tujuan. Harus mau melayani masyarakat dan punya iman dan takwa," ucapnya.
Ratusan ibu-ibu majelis ta'lim dan warga sekitar memadati lapangan. Grup pelawak Empat Sekawan menghibur para pendukung.
(imk/mpr)











































