Kapolda: Bom Bandung Tak Ada Kaitannya dengan Azahari
Kamis, 23 Des 2004 12:32 WIB
Bandung - Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Barat sudah mendapatkan titik terang tentang pembawa 9 bom di bus PO Mekar Raya jurusan Garut-Bandung, pekan lalu. Indikasi tersangka ini didapatkan setelah memeriksa secara intensif lima saksi. "Masih kelompok lama. Tapi tidak ada hubungannya dengan Azhari," tandas Kapolda Jawa Barat Irjen Edi Darnadi di Hotel Grand Pasundan Convention, Jl Peta, Bandung, Kamis (22/12/2004).Menurutnya, kemungkinan besar orang yang terlibat dalam kasus ini lebih dari satu orang dan bermasud menebar teror pada pergantian tahun baru nanti. "Makanya kita sudah menyiapkan pasukan untuk pengamanan. Khususnya di titik-titik keramaian," ujar Edi Darnadi. Namun Edi enggan menyebutkan siapa pelaku pembawa 9 bom yang terbuat dari bahan TNT yang menghebohkan itu.Seperti diketahui, 9 bom ini ditemukan oleh Detasemen Khusus 88 Antiteror Polda Jawa Barat Jumat lalu (17/12/2004). Diperkiran bom ini seberat 15 kilogram. Lima saksi telah diperiksa dalam kasus penemuan bom itu. Salah seorang saksi mengaku merasa melihat pembawa bom itu.
(nrl/)











































