2,6% Warga Aceh Buta Aksara

2,6% Warga Aceh Buta Aksara

- detikNews
Kamis, 23 Des 2004 12:20 WIB
Banda Aceh - Buta huruf belum juga mampu dibersihkan dari negeri ini. Khusus untuk Nanggroe Aceh Darussalam (NAD), misalnya, angka buta aksara masih berkisar 2,6%. Artinya, 53.536 jiwa dari 4,2 warga setempat tidak bisa membaca. Rata-rata, setiap tahunnya, buta aksara bisa diturunkan hingga 6.000 jiwa.Demikian diungkapkan Kasubdin Pendidikan Luar Sekolah (PLS) Drs Sukarni kepada wartawan, Kamis (23/12/2004) di Banda Aceh. Disebutkan, jumlah penyandang buta aksara di NAD pada tahun 2002 tercatat 65.033 jiwa. Data ini diambil dari umur 10- 44 tahun. "Pada tahun 2004 jumlah penduduk yang buta aksara turun menjadi 1,89 persen, dengan tingkat penurunan rata-rata dalam setahun 6.000 jiwa," katanya.Menurutnya, faktor ekonomi dan geografis merupakan faktor utama yang menyebabkan masih banyaknya warga di Aceh yang mengalami buta aksra. Pasalnya, hal-hal tersebut yang membuat ribuan anak-anak di Aceh putus sekolah."Tapi untuk memberantas buta aksara di Aceh ini kita telah melakukan berbagai kegiatan, di antaranya dengan membuat pendidikan luar sekolah di semua kecamatan di Aceh. Pendidikan itu dibuat dalam kelompok dengan jumlah siswa dalam satu kelompok 10 orang dan jumlah kelompok yang telah dibuat sebanyak 500 kelompok," terangnya.Setiap kelompok dalam satu semester, dikatakannya, menghabiskan dana sebesar Rp 4,6 juta. Dana tersebut, termasuk honor guru. Sebanyak 135 orang penyandang buta aksara, juga dikirim ke Pulau Jawa dan beberapa daerah lainnya untuk mengikuti berbagai kursus ketrampilan. (nrl/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads