Ini Kata WALHI Soal Visi Misi Lingkungan Hidup Para Capres

Ini Kata WALHI Soal Visi Misi Lingkungan Hidup Para Capres

- detikNews
Kamis, 19 Jun 2014 00:28 WIB
Ini Kata WALHI Soal Visi Misi Lingkungan Hidup Para Capres
Ilustrasi
Jakarta - Visi-misi pasangan capres-cawapres Prabowo Subianto terkait masalah Lingkungan Hidup dinilai kurang. Padahal Partai Gerindra sempat mengundang Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (WALHI) untuk menjelaskan permasalahan Lingkungan Hidup di Indonesia.

"Saya pernah menjadi pembicara di Gerindra soal krisis lingkungan hidup kita dan bencana ekologi. Tapi permasalahannya mereka adopsi apa tidak itu urusan lain, bukan urusan kita. Karena yang harus kita lihat kan outputnya. Dan fakta yang sama dan apa yang harus dilakukan," ungkap Direktur Eksekutif WALHI Abetnego Tarigan.

Abetnego melihat tidak ada banyak perubahan dalam visi-misi Prabowo-Hatta dalam konteks Lingkungan Hidup ke depan. Program-program Prabowo pun dinilai merupakan model lama.

"Model lama sebenernya, ga ada model baru yang ditawarkan. Membuka 2 juta Ha sawah jaman pak Harto juga ada dan terbukti gagal. Yang namanya mega-mega proyek yang mengalihfungsikan dalam bentuk skala luas belum ada cerita sukses di Indonesia," jelas Abetnego.

Dilihat dari sisi dokumen, visi-misi Joko Widodo-JK dinilai lebih baik daripada Prabowo-Hatta karena lebih detil.

"Kalau bicara lingkungan lebih baik Jokowi. Ini kan juga sensitifitas dalam melihat persoalan. Bagi kami ya berharap yang mengangkat isu lingkungan. Jadi ini kami tentu ke keobjektifannya, ke dokumennya. Kami tentu melakukan pembahasan," kata Abetnego.

"Buka dokumen saja, 19 halaman dan kita cuma 2-3 kalimat, ini mau apa mengharapkan soal itu. Saya pikir temen-temen yang suka dengan ekonomi dalam skala besar akan mendukung pak Prabowo, sah saja. Di tingkat ini lah objektivitas dari setiap lembaga atau institusi di dalam melihat isu-isu di dalamnya. Itu preferensi dari setiap organisasi," Abetnego berargumen.

Abetnego pun menyayangkan mengapa Prabowo-Hatta tidam mengambil orang dari kalangan Lingkungan Hidup untuk menjadi tim suksesnya. Menurutnya Lingkungan Hidup merupakan isu yang strategis dalam perubahan iklim.

"Bahkan lebih dulu mereka yang mengirimkan undangan dan kita sudah jelaskan untuk itu. Jadi kalau by document seperti yang saya katakan tadi, ini jauh lebih buruk," kata Abetnego.

Sebelumnya Abetnego juga telah mengatakan meski Jokowi-JK sudah melihat lebih jauh dalam permasalahan Lingkungan Hidup, visi-misi pasangan yang diusung oleh PDIP, Nasdem, PKB, Hanura, dan PKPI itu juga masih jauh dari cukup.

"Pak Jokowi-JK cukup jauh dari cukup juga. Yg perlu kita catat kedua Capres bicara tetap basisnya SDA sebagai basis tulang punggung ekonominya. Jadi sebenarnya resiko lingkungannya cukup besar," ucapnya.

(rvk/rvk)


Berita Terkait