Dari hasil pembahasan Pemerintah dan DPR disepakati perubahan indikator ekonomi makro dalam APBN tahun 2014, di antaranya: pertumbuhan ekonomi sebesar 5,5 persen, laju inflasi sebesar 5,3 persen, nilai tukar rupiah sebesar RP 11.600/USD, serta tingkat suku bunga SPN 3 bulan sebesar 6,0 persen.
Dalam rapat tersebut disebutkan pendapatan negara sebesar Rp 1.635,4 Triliun dan belanja negara sebesar Rp 1.876,9 Triliun
Dalam rapat ini, terlihat anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) yang datang sekiyar 135 orang. Padahal, pada daftar hadir pagi hari tadi, tercatat 296 orang yang sudah membubuhkan tanda tangan. Selisihnya cukup besar, yaitu 161 orang.
Rapat dipimpin oleh Wakil Ketua DPR Sohibul Iman dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS). Sedangkan RUU tentang Perubahan APBN Tahun Anggaran 2014 dibacakan oleh Ketua Banggar Ahmadi Noor Supit. Tampak pula Menteri Keuangan Chatib Basri yang menyampaikan pendapat akhir pemerintah mengenai RUU tentang Perubahan APBN Tahun Anggaran 2014. Rapat ini berakhir pukul 20.36 WIB.
(idh/rvk)










































