Ahok: Jalur TransJakarta Tak Boleh Ada Spanduk Capres

Ahok: Jalur TransJakarta Tak Boleh Ada Spanduk Capres

- detikNews
Rabu, 18 Jun 2014 19:51 WIB
Ahok: Jalur TransJakarta Tak Boleh Ada Spanduk Capres
Jakarta - Pelaksana tugas Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama angkat bicara terkait maraknya spanduk kampanye calon presiden dan wakil presiden di jalur TransJakarta. Menurut pria yang akrab disapa Ahok itu, jalur TransJakarta tak boleh ditempeli atribut kampanye capres dan cawapres.

"Gak boleh sama sekali, Cuma kan kelemahan kita, sama kayak masa tenang kampanye kan, itu akan dibuka oleh pasangan. Kalau enggak dibuka nanti panwaslu yang buka," kata Ahok di Balai Kota Jakarta, Rabu (18/6/2014).

Meski melarang, namun Ahok menyatakan pemerintah daerah DKI Jakarta tak akan menurunkan petugas untuk melepas atribut kampanye di jalur TransJakarta.

"Ya ngapain kita buka, buang duit lagi, yang masang saja nyuruh yang buka," kata mantan Bupati Belitung Timur itu.

Ratusan spanduk calon presiden dan wakil presiden bertebaran di jalur TransJakarta Mampang, Jakarta Selatan. Ada spanduk capres Prabowo Subianto-Hatta Rajasa dan capres Joko Widodo-Jusuf Kalla.


Aneka spanduk itu dikaitkan pada pagar pembatas jalan. Sebagian spanduk yang tak terkait secara sempurna menjuntai ke jalur TransJakarta sehingga menimbulkan kesan berantakan.

Dari Halte Busway Buncit Indah sampai Mampang Prapatan, tak kurang 240 spanduk yang terpasang di pagar pembatas jalur TransJakarta, halte, dan di antara tiang-tiang listrik ataupun bangunan.



(ros/erd)


Berita Terkait