Wali Kota Bogor Bima Arya mengatakan, program PPDB online untuk tingkat SMA ini dibuka sejak 14 Juni hingga 24 Juni 2014 mendatang. Semua lulusan SMP yang ingin masuk ke SMAN dan SMKN di kota Bogor, harus melalui tahapan ini.
"PPDB online ini untuk menjamin akses pendidikan yang sama bagi warga sesuai dengan minat dan bakatnya. Selama ini banyak praktik kolutif yang merugikan siswa. Katabelece dan surat sakti sangat menentukan. Ada sekolah yang mengaku jatah kursi titipan satu sekolah bisa seratusan kursi. Ini merusak sistem pendidikan," kata Bima kepada detikcom, Rabu (18/6/2014).
Menurut Bima, sempat terjadi gangguan layanan teknis pada Selasa (17/6) kemarin. Dari hasil penelusuran, masalahnya ada di pihak eksternal dengan munculnya beberapa traffic anomali. Tim pun langsung bergerak untuk menambah kapasitas data.
"Dapat diatasi dengan segera dalam waktu kurang dari 3 jam sampai keadaan layanan kembali normal. Saya minta dibentuk tim dukungan layanan teknis di beberapa sekolah yaitu SMAN 3, SMAN 10, SMA YPHB dan SMK 1," terangnya.
Selain itu, Pemkot Bogor juga membuka crisis center untuk masyarakat yang butuh bantuan dalam proses input data. Lokasinya berada di kantor Disdik Bogor, Jl Padjadjaran, Bogor.
"Di Dinas Pendidikan dibuatkan juga crisis center untuk masyarakat dalam membantu proses input data," tambahnya.
"Hingga pukul 16.30 WIB sore ini, pendaftar yang sudah masuk sebanyak 9.800 siswa. Calon pendaftar sebanyak 16.273. Pencapaian 60,22%," imbuh Bima.
(mad/nrl)
Hoegeng Awards 2025
Baca kisah inspiratif kandidat polisi teladan di sini