"Iya dibatasi karena ruangnya terbatas. Jadi satu pasangan itu mendapat 150 undangan karena KPU menyebarkan undangan sekitar 240-an," kata salah seorang anggota Timses Prabowo-Hatta, Azis Subekti, di Hotel Borobudur, Jakarta Pusat, Rabu (18/6/2014).
"Karena ini membahas soal pertahanan dan internasional mungkin nanti banyak duta besar (dubes) yang diundang," imbuhnya.
Mengenai konsep desain panggung, Azis mengatakan tidak berbeda jauh dengan debat capres kedua lalu. Di mana, capres nomor urut dua akan berada di sebelah kanan dan capres nomor urut satu di sebelah kiri.
"Pertanyaan juga dimulai dari pasangan nomor urut 1 karena debat kedua dari nomor urut 2. Selanjutnya, posisi moderator juga membelakangi," tambah Azis.
Mengenai nama Guru Besar Hubungan Internasional Universitas Indonesia (UI) Prof Hikmahanto Juwana yang diputuskan menjadi moderator debat nanti, Azis menanggapinya dengan positif.
"Beliau punya kepakaran di hubungan internasional, tokoh senior, profesor dan untuk event sebesar ini dinilai mampu mengendaalikan dengan arif. Kami yakin dengan integritas dan independensinya," tutupnya.
(aws/bal)











































