"Saya masih amat yakin PP Muhammadiyah akan hadir dalam acara sidang isbat itu. Karena ini menunjukkan kebersamaan," ujar Lukman usai konferensi pers di kantor Kemenag, Jl Lapangan Banteng, Jakarta Pusat, Rabu (18/6/2014).
Lukman mengaku telah bertemu dengan Ketua Muhammadiyah Din Syamsuddin beberapa saat lalu. Din, menurutnya menunjukkan itikad baik untuk menyatukan perbedaan yang terjadi selama ini.
"Saya bertemu Pak Din, ada kesepahaman bahwa ke depan kita ingin memiliki kesamaan," tuturnya.
Namun demikian, jika perbedaan itu masih tetap terjadi, Lukman tak dapat memaksakan. Sebab menurutnya, perbedaan itu didasari pada keyakinan masing-masing.
"Ini kan persoalan klasik. Kita memang berupaya sedapat mungkin ada persamaan. Kalau toh tidak, ya masing-masing kita harus memiliki jiwa besar," katanya.
Namun menurutnya, bagaimanapun juga pemerintah berkewajiban menentukan kapan tanggal 1 Ramadan tiba. Sehingga masyarakat tidak kebingungan dalam menjalankan ibadahnya.
"Karena negara bertanggungjawab kepada masyarakat yang membutuhkan kepastian hukum," tutup politisi PPP ini.
(kff/mpr)











































