"Saya tidak tahu. Saya tidak mau baca yang seperti itu," kata Mahfud saat ditanyai wartawan di Rumah Polonia, Cipinang Cempedak, Jakarta Timur, Rabu (18/6).
Di markas pemenangan Prabowo-Hatta itu Mahfud juga mengaku tidak tahu menahu ketika disinggung bahwa tabloid tersebut sebagai kampanye hitam. "Tidak tahu," ucap Mahfud singkat.
Namun mantan Ketua Mahkamah Konstitusi itu mengakui kalau memang ada yang salah dari tabloid tersebut maka bisa diambil langkah hukum. "Ya kalau memang salah biar diproses secara hukum," ujar Mahfud.
Adapun mengenai persiapan debat capres berikutnya, Mahfud yang pernah menjabat sebagai Menteri Pertahanan ini menyatakan Prabowo sudah siap. "Gitu saja," kata Mahdfud seraya bergegas meninggalkan wartawan dan memasuki ruangan.
Pagi tadi, cawapres dari Jokowi, Jusuf Kalla berharap polisi bisa mengusut tuntas kasus kampanye hitam melalui Tabloid Obor Rakyat sebelum pemungutan suara 9 Juli. Menurut JK, kasus tersebut jelas merugikan pihaknya.
(brn/brn)











































