Bawaslu dan Polri Dinilai Tak Tegas Tangani Black Campaign

Bawaslu dan Polri Dinilai Tak Tegas Tangani Black Campaign

- detikNews
Rabu, 18 Jun 2014 15:33 WIB
Bawaslu dan Polri Dinilai Tak Tegas Tangani Black Campaign
Jakarta - Black campaign terhadap pasangan capres-cawapres di Pilpres 2014 semakin meningkat. Polri dan bawaslu dinilai tidak tegas dalam menangani kasus black campaign.

"Bawaslu dan polri tidak tegas dalam menangani kampanye hitam, tidak ada hukuman. Ya sudah mereka melakukan, ada yang di tabloid, ada yang buku," ujar Dirut Eksekutif Indikator Politik Indonesia Burhanuddin Muhtadi dalam Seminar Nasional Yayasan Perspektif Indonesia di Plaza Bapindo, Jl Jend Sudirman, Jakarta, Rabu (18/6/2014).

Menurut Burhanuddin, pihak Bawaslu telah mengatakan kasus tabloid Obor Rakyat itu menjadi wilayahnya kepolisian, sehingga tugas polisi untuk melakukan penegakan aturan.

"Aturannya sudah jelas, biar pertarungan pilpres lebih imbang, dan tidak ada capres siapapun yang menang gara-gara kampanye hitam. Kan enggak bermartabat menang karena kampanye hitam," sindir Burhanuddin.

Kapolri Jenderal (Pol) Sutarman memastikan akan mengusut semua pihak yang terlibat dalam pembuatan Obor Rakyat termasuk para penyandang dana.

"Siapa yang terlibat di dalamnya akan kita selidiki. Tapi dasarnya alat bukti dan pemeriksaan saksi," kata Sutarman (17/6).

(fiq/trq)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads