Demikian siaran pers yang dikirim Jokowi Mate dari Brisbane, Rabu (18/6/2014).
'Mate' adalah istilah yang sering digunakan di Australia dalam menyapa teman atau sahabat. 'Jokowi Mate' mengandung makna teman atau sahabat Jokowi. Deklarasi 'Jokowi Mate' digelar di Rochdale Estate pada hari Sabtu 14 Juni lalu. Acara ini dihadiri 50 orang simpatisan Jokowi dari berbagai wilayah Brisbane dan Gold Coast.
Sama seperti relawan Jokowi di Indonesia, mereka juga mengenakan kemeja kotak-kotak khas Jokowi. Simpatisan 'Jokowi Mate' terdiri dari mahasiswa, profesional, ibu rumah tangga, dan berbagai komunitas Indonesia di Queensland, Australia.
Kelompok mahasiswa Indonesia dari Queensland University of Technology, University of Queensland, dan Griffith University juga ikut bergabung dalam wadah Jokowi Mate ini.
"Jokowi Mate adalah wadah independen yang terdiri dari para simpatisan pendukung pak Jokowi dan Jusuf Kalla di Australia, khususnya di area Queensland. Jokowi Mate bertujuan mendukung Bapak Jokowi dan Jusuf Kalla sebagai presiden dan wakil presiden 2014," kata salah satu wakil relawan, Bagus Setiadi.
Dalam acara ini pula diadakan teleconference dengan anggota tim ahli Jokowi Teten Masduki dan pengamat pasar modal, Poltak Hotradero. Aria Bima dan Ihsan Yunus dari Tim Koordinasi Nasional Relawan ikut hadir dalam acara yang berlangsung sekitar 2 jam tersebut.
Di akhir teleconference, setelah menyanyikan lagu Indonesia raya, para relawan Jokowi Mate mendeklarasikan dukungannya terhadap pasangan Jokowi dan Jusuf Kalla. Selanjutnya, wadah yang beranggotakan sekitar 500 orang ini bertekad akan terus membantu menyebarkan visi misi Jokowi-Jusuf Kalla dengan cara positif dan beretika.
Menyambut pemilu yang akan dilangsungkan pada tanggal 5 Juli 2014 di Australia, Jokowi Mate akan berjuang agar pasangan Jokowi JK dapat memenangkan wilayah Australia dan mengawal sampai perhitungan suara selesai dilakukan.
(van/try)










































