Diterbangkan kapten Aris Subagio sebagai pilot, Selasa (17/6/2014), pesawat yang memiliki dua baling-baling besar dapat terbang di ketinggian 2.200 kaki. Pesawat ini juga memiliki daya jelajah hingga 400 Km/ perjam.
Sekilas, kapasitas bangku penumpang terlihat sempit dengan kursi bermodelkan 2-2. Pesawat ini tidak memiliki bagian antara penumpang ekslusif dengan penumpang kelas lain sehingga semua berbaur menjadi satu.
"Pesawat ini kategori cateran eksklusif karena seat-nya sendiri berbeda pesawat boeing atau pesawat wing lainya, secara spesifikasi mesin memiliki power besar, yang jelas biaya sewanya lebih mahal," ujar salah seorang mekanik pesawat yang enggan disebut namanya.
Timses Prabowo-Hatta yang terdiri Ketum Gerindra Suhardi, Sekjen PPP Romahurmuziy, Wakil Ketua Majelis Tinggi PD Marzuki Ali wakil, dan cawapres Hatta Rajasa. Keberadaan para elite politik ini berbaur menjadi satu.
Sisi pelayanan yang diberikan maskapai penerbangan ini sendiri patut diacungkan jempol. Pramugari yang cantik juga ramah dan terus mengumbar senyum.
"Pesawat ini punya pak HT (Hary Tanoesoedibjo) jadi masih satu MNC group. Kalau dulu Pak Wiranto-HT, sekarang kita bawanya Pak Hatta. Kalau Pak Prabowo kan punya pesawat sendiri di Premie Air," ujar pramugari pesawat bernama Resti.
Kendati begitu Resti tidak mengetahui urusan harga sewa. Pasalnya Hatta baru pertama kali menaiki pesawat carteran ATR 42-500.
"Kalau itu kita tidak tahu, itu urusan yang di atas. Bapak baru pertama kali naik pesawat ini, biasanya naik pesawat jet yang kapasitas 13 orang," ungkapnya.
(edo/kha)










































