Marwan Jafar menyebut salah satu fitnah yang santer beredar bahwa Jokowi non muslim. Padahal faktanya, Jokowi adalah muslim penganut Ahlus Sunnah wal Jamaah (Aswaja) ala Nahdlatul Ulama (NU). Jokowi sendiri sudah menunaikan ibadah haji tahun 2003 dan umrah lebih dari lima kali.
"Buktinya antara lain amaliah Jokowi persis dengan warga NU, senang salawatan dan tahlilan. Selain itu, Jokowi sangat ta'dhim (hormat) kepada para kiai maupun pimpinan pesantren. Kalau ketemu kiai sepuh, Jokowi tidak lupa cium tangan. Begitu pula cawapres Jusuf Kalla. Keduanya merupakan representasi Aswaja yang jelas NU- nya dan jelas kerjanya," ujar Marwan Jafar, yang kerap mendampingi Jokowi silaturrahim ke para kiai dan mengunjungi pondok pesantren. Hal itu disampaikan Marwan dalam siaran pers yang diterima detikcom, Selasa (17/6/2014).
Marwan Jafar menambahkan, Jokowi punya komitmen yang kuat untuk menjaga akidah Aswaja ala NU, sangat peduli terhadap eksistensi dan perkembangan pesantren serta siap memperkuat pendidikan akhlak generasi muda yang bertumpu pada kejujuran jika diberi amanat oleh rakyat menjadi presiden.
"Bersama Jokowi dan Jusuf Kalla, kita siap membangun Islam rahmatan lil 'alamin dan menyongsong Indonesia yang lebih beradab. Sebab duet dua figur ini sesungguhnya inspirasi Indonesia yang dinanti, dicintai dan dipercaya rakyat," tandas Marwan Jafar.
Acara 'Silaturrahim Kiai Kampung' di Pati dihadiri Ketua Dewan Syura DPP PKB KH Aziz Manshur, jajaran DPP PKB, Ketua Tanfidziyah PCNU Pati KH Ali Munfaat, Wakil Bupati Pati H. Budiono, Ketua Muslimat NU Pati Maria Hj. Ulfa, Ketua Fatayat NU Pati Siti Nurnugrahaini, ribuan kiai kampung dan seluruh badan otonom (banom) Nahdlatul Ulama.
"Mereka semua telah beritikad untuk memperjuangkan dan memenangkan Jokowi-Jusuf Kalla. Sebab perjuangan ini sebagai bentuk ibadah PKB demi menjaga dan mempertahankan Aswaja ala NU," tegas Marwan Jafar, anggota DPR RI yang berasal dari daerah pemilihan Pati, Grobogan, Blora dan Rembang.
Rangkaian kegiatan ‘Silaturrahim Kiai Kampung’ dan ‘Laskar Santri Nusantara’ yang digelar di berbagai daerah telah menjadi program unggulan dan trade mark PKB untuk menggalang dukungan, kekuatan dan menyatukan langkah para kiai, pondok pesantren, warga NU, santri dan rakyat demi pemenangan Jokowi-Jusuf Kalla.
(zal/trq)











































