Tak lama setelah terdengar bunyi tembakan peringatan, pelaku berhasil dibekuk polisi. Pelaku saat ini masih diperiksa aparat Polres Jakarta Pusat.
Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Rikwanto saat dikonfirmasi membenarkan adanya peristiwa itu.
"Itu anggota Reskrim Jakpus mengejar jambret kemudian buang tembakan. Pelaku tertangkap dan sedang diperiksa," ujar Rikwanto saat dikonfirmasi detikcom, Selasa (17/6/2014).
Dihubungi terpisah, seorang saksi bernama Lestari mengungkapkan, saat itu ia baru saja dari Mal Kelapa Gading. Lestari yang bekerja sebagai account executive pada sebuah perusahaan printer menumpang taksi, melintas di lokasi pada pukul 15.30 WIB.
Awalnya, taksi yang ditumpangi Lestari tertabrak seorang pengendara motor. Pria yang bercelana jins dan baju kaos lengan panjang itu kemudian berlari ke arah perempatan Coca Cola, menuju ke Jl Letjen Suprapto, depan ITC Cempaka Mas.
"Awalnya saya nggak ngeh kalau polisi sedang mengejar penjahat. Kemudian taksi yang saya tumpangi ditabrak oleh seorang pengendara motor yang langsung lari setelah menabrak taksi," jelas Lestari.
Tak lama setelah pria bermotor itu terjatuh, Lestari mendengar suara tembakan sebanyak 3 kali. Sejumlah polisi berpakaian preman kemudian mengejar pelaku. Saat itu, arus lalu lintas dari Jl Yos Sudarso ke arah Jl Letjen Suprapto dalam keadaan lancar.
"Saya kaget pas dengar tembakan. Ada sekitar 3 kali tembakan peringatan ke udara yang saya dengar dari dalam taksi," ujarnya.
Beberapa meter dari lokasi taksi yang ditumpanginya itu ditabrak, Lestari kembali melihat pria yang dikejar polisi itu langsung dikeler.
"Di depan penjahat itu, ada polantas yang menghadangnya dan langsung menangkapnya," lanjutnya.
Lantaran taksinya terus melaju, ia tidak mengetahui kelanjutan aksi pengejaran jambret itu. "Saya nggak tahu pria itu melakukan apa. Ini bemper depan taksi yang saya tumpangi penyok karena ditabrak pengemudi motor tadi," pungkasnya.
(mei/mpr)










































