Ini 3 Harapan Mahasiswa Indonesia di Australia kepada Jokowi-JK

Ini 3 Harapan Mahasiswa Indonesia di Australia kepada Jokowi-JK

- detikNews
Selasa, 17 Jun 2014 15:57 WIB
Ini 3 Harapan Mahasiswa Indonesia di Australia kepada Jokowi-JK
Jakarta - Koalisi mahasiswa Australia berharap pasangan Jokowi-JK dapat membawa aspirasi masyarakat dengan semakin derasnya dukungan dan sumbangan kepada pasangan ini. Koalisi mahasiswa Australia ini menitipkan 3 harapan kepada Jokowi-JK.

Demikian disampaikan juru bicara Koalisi Mahasiswa Australia Usman Hamid di Canberra, Australia, lewat rilis yang diterima detikcom, Selasa (17/6/2014).

"Mengalir derasnya sumbangan untuk Jokowi dari warga masyarakat adalah kesempatan emas Jokowi. Ia tak lagi perlu tergantung pada pembiayaan dari kelompok-kelompok elite bermasalah maupun konglomerat hitam." kata Usman.

Dengan momentum ini, lanjut Usman, Jokowi akan dapat menjalankan agenda-agenda kebangsaan yang selama ini terhambat kepentingan elite. Maka, Koalisi Kebhinnekaan menyerukan sikap '3 Berani' kepada Jokowi.

Pertama, adalah berani mengakhiri praktik impunitas dengan menyelesaikan berbagai kasus pelanggaraan hak asasi manusia tanpa kecuali.

Kedua, berani mengakhiri politik adu domba, dan juga aksi premanisme yang memecah-belah kebhinnekaan & persatuan Indonesia. Ketiga, berani mengubah sistem ekonomi yang tak berkeadilan sosial yang hanya menguntungkan elite.

"Uang rakyat yang telah disumbangkan untuk Jokowi semestinya digunakan untuk perjuangan agenda-agenda rakyat," tambah koordinator wilayah Australia Barat Muhammad Ridha.

Ridha mengakui, sikap '3 berani' itu bisa menyasar pula ke elite-elite bermasalah yang mendukung Jokowi-JK. "Tentu saja. Baik Tragedi 65, kasus penculikan dan penghilangan paksa aktivis hingga huru-hara 98, kasus Talangsari, pembunuhan Munir, pelanggaran HAM di Papua, Jokowi harus berani menuntaskan semua. Justru dengan itulah Jokowi membuktikan bahwa ia berbeda, bahkan siap berlawanan dengan elite-elite bermasalah di sekitarnya. Jokowi harus membuktikan bahwa ia bukan boneka," tegas Ridha.

Koalisi ini didirikan oleh sejumlah mahasiswa dan masyarakat Indonesia di Australia, antara lain dari Universitas of Sydney, Murdoch University, University of Melbourne, Australian National University, University of Canberra, University of New South Wales, University of Newcastle, juga dari elemen non-mahasiswa, yakni Indonesia Solidarity (Sidney) dan Johanson Study Club (Perth).


(fiq/trq)


Berita Terkait