"Hari ini sudah dikabarkan keluarganya bahwa sudah dapat pulang, namun belum dapat dimintai keterangan karena masih shock," ujar Kapolsek Cilandak, Kompol Sungkono, saat dihubungi, Selasa (17/6/2014).
Menurut Sungkono, polisi akan menunggu informasi dari anggota keluarga kapan korban dapat dimintai keterangan mengenai ciri-ciri pelaku dan kronologi kejadian tersebut.
"Ada kemungkinan kita yang akan ke rumah korban, atau nanti keluarga yang akan membawa korban ke Polsek. Semua nanti tergantung keluarga," jelasnya.
Salah satu pertanyaan yang akan diberikan termasuk bercak darah yang ada di celana dalam korban. Dari informasi awal anggota keluarga, korban ditemukan dengan kondisi penuh luka dan sobekan di bagian selangkangan.
"Kita belum bisa menyimpulkan adanya pemerkosaan, karena menurut keluarga, pada saat itu korban sedang datang bulan, sehingga asumsi awalnya, habis merampok, pelaku juga berupaya untuk memperkosa korban. Namun karena sedang haid, hal tersebut urung dilakukan," ujar Sungkono.
"Kemungkinan ada percobaan pemerkosaan tapi semua masih menunggu keterangan lengkap dari korban," tutupnya.
Seorang karyawati dirampok di bawah kolong jembatan, dekat jembatan Tripatra, Jalan RA Kartini, Lebak Bulus, Cilandak, Jakarta Selatan, Senin 16 Juni sekitar pukul 05.00 WIB. Selain harus kehilangan harta benda, korban juga mengalami luka yang cukup serius di sekujur tubuhnya.
(rni/aan)











































