"Kalau dari aspek disiplin kita memang tidak ada (pelanggaran). Karena sudah kita lakukan klarifikasi," kata Sutarman usai melepas kepergian Presiden SBY ke Fiji di Bandara Halim Perdanakusuma, Jaktim, Selasa (17/6/2014).
Menurut Sutarman, pertemuan Budi dan Trimed dilakukan di restoran. Di sana, banyak orang yang datang. Tak bisa disimpulkan sebagai bentuk dukungan. "Kalau mendukung pasti dilakukan bukan di tempat begitu," imbuhnya.
Pertemuan Budi Gunawan dan Trimed serta Hadar dilaporkan oleh orang yang melihat pertemuan itu ke Bawaslu. Pemeriksaan saat ini difokuskan untuk mencari kemungkinan adanya pelanggaran pemilu.
Pertemuan tak sengaja itu terjadi dua hari sebelum debat capres 9 Juni di sebuah restoran di Menteng, Jakpus. Trimed datang lebih dulu dan kemudian disusul Budi, serta Hadar. Ketiganya saling sapa dan sempat mengobrol ringan.
(mpr/mad)











































