Tim Kampanye Jokowi-JK Serukan Kampanye Tanpa Knalpot Blombongan

Tim Kampanye Jokowi-JK Serukan Kampanye Tanpa Knalpot Blombongan

- detikNews
Senin, 16 Jun 2014 18:38 WIB
Yogyakarta - Tim Kampanye Joko Widodo-Jusuf Kalla (Jokowi-JK) di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) meminta para pendukung untuk tidak menggunakan knalpot blombongan (knalpot tak standar) saat mengikuti acara kampanye nasional. Mereka diminta untuk menaati aturan lalu-lintas yang berlaku.

Hal itu diungkapkan Ketua tim kampanye Jokowi-JK, Bambang Praswanto seusai rapat persiapan kampanye nasional di kantor DPD PDIP DIY, di Jalan Tentara Rakyat Mataram, Senin (16/6/2014).

"Kita sudah berkoordinasi dengan Kapolda DIY beberapa waktu lalu. Pak Kapolda meminta agar peserta kampanye tertib dan menaati aturan," kata Bambang.

Menurut dia, tim kampanye juga meminta agar massa tidak menggunakan sepeda motor dengan knalpot blombongan yang menimbulkan kebisingan. Sebab hal itu juga akan menimbulkan sikap atau rasa tidak simpatik dari masyarakat.

Bambang mengakui pihaknya juga telah menerima masukan dari berbagai pihak maupun relawan. Adanya sepeda motor dengan knalpot blombongan saat kampanye pemilu legislatif lalu sempat menimbulkan ketidaksimpatikan masyarakat.

"Kita sudah berkoordinasi dengan kepolisian. Polisi juga akan bertindak tegas, yang tidak pakai helm dan SIM akan ditilang," katanya.

Sementara itu penanggungjawab acara kampanye nasional Jokowi-JK di lapangan parkir Stadion Mandala Krida Yogyakarta, Danang Rudyatmoko menegaskan pihaknya meminta warga yang akan hadir untuk tertib. Diperkirakan akan hadir sekitar 10 ribu massa pendukung dan relawan Jokowi-JK.

"Untuk jurkamnas, kami sudah mengirimkan surat ke tim kampanye pusat namun belum tahu siapa yang akan hadir," kata Danang.

(bgs/try)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads