Fadli Zon Sebut Prabowo Korban Fitnah Peristiwa 98

Fadli Zon Sebut Prabowo Korban Fitnah Peristiwa 98

- detikNews
Senin, 16 Jun 2014 18:00 WIB
Fadli Zon Sebut Prabowo Korban Fitnah Peristiwa 98
Jakarta - LSI Denny JA menyebut elektabilitas Prabowo Subianto tersandera kasus penculikan aktivis tahun 1998. Waketum Gerindra Fadli Zon menyebut kasus tersebut sebenarnya fitnah yang memojokkan Prabowo.

"Kasus '98 itu tidak ada. Di dalam survei kami, justru tidak ada sama sekali. Dan Pak Prabowo tidak terlibat apapun di '98, sebaliknya hanya menjadi korban fitnah," kata Fadli di Pasar Induk Kramatjati, Jakarta Timur, Senin (16/6/2014).

Fadli Zon justru menyatakan bahwa prediksi LSI soal kemungkinan elektabilitas Prabowo menurun adalah salah. LSI bahkan dituding sebagai lembaga yang tidak netral dalam merilis hasil survei.

"Saya kira itu prediksi yang sangat salah. Karena LSI itu sudah bukan lagi menjadi lembaga yang netral. Sudah menjadi alat politik dari pihak kandidat lain. Kalau sudah begitu, kita sulit untuk melihat obyektivitas," ucap Fadli.

Menurut Sekretaris Tim Pemenangan Prabowo-Hatta ini elektabilitas Prabowo justru menanjak usai debat putaran kedua. Pihaknya yakin Prabowo-Hatta akan menang dengan perolehan suara 65 persen.

Sebelumnya Lingkaran Survei Indonesia (LSI) pimpinan Denny JA menggelar survei seputar pengaruh masa lalu Prabowo terhadap Pilpres 2014. Peneliti LSI Adjie Alfaraby menyatakan bahwa pemberitaan terkait bocornya surat DKP membuat publik ingat masa lalu.

"Adanya kasus penculikan aktivis tahun 1998 yang dikaitkan dengan Prabowo, beredarnya dokumen rahasia pemberhentian Prabowo yang menjadi headline koran dan TV nasional, juga adanya LSM dan keluarga korban mulai tampil ke publik," kata Adjie di Gedung Graha Dua Rajawali, Jalan Pemuda No.70, Rawamangun, Jaktim, Minggu (15/6).

(bpn/trq)


Berita Terkait