"Kan sudah saya sampaikan bahwa subsidi itu seharusnya dipakai untuk hal-hal yang berkaitan dengan yang sangat membutuhkan. Untuk subsidi sembako, pupuk, pestisida, motor bagi nelayan, bensin bagi nelayan," kata Jokowi usai berkunjung di rumah Ginandjar Kartasasmita, di Jl Daksa, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin (16/6/2014).
Mengenai subsidi BBM bagi para tukang ojek yang mendukungnya, Jokowi menganggap para tukang ojek itu juga termasuk orang yang membutuhkan. Oleh karena itu jika Jokowi-JK terpilih menjadi presiden dan wakil presiden RI kelak, Jokowi memastikan rakyat kecil akan tetap menikmati subsidi BBM dari pemerintah.
"Subsidi itu rakyat kecil ojek itu boleh nggak? Subsidi itu diberikan kepada yang tepat sasaran. Seperti yang menikmati yang kecil-kecil tadi," kata Jokowi yang mengenakan kemeja kotak-kotak itu.
Namun saat disinggung jika subsidi BBM menyebabkan APBN menjadi membengkak, Jokowi mengatakan harus ada efisiensi penggunaan anggaran yang baik. "Efisiensi, contoh PLN. Kenapa subsidi mereka besar? Karena pakai BBM. Harusnya pakai gas, pakai batu bara, biotermal, banyak sekali," tutur Gubernur DKI non aktif itu.
(dha/trq)











































