General ICT Operation Region Sumbagut Telkomsel, Awal R. Chalik menyatakan, sepanjang tahun 2013 terdapat 41 kasus vandalisme terhadap site Telkomsel. Kasus itu dominan terjadi di wilayah Kabupaten Deli Serdang dan Langkat. Kasus serupa juga terjadi di Aceh Timur, Aceh.
"Dampak vandalisme itu kepada pelanggan, daerah di sekitar site tersebut akan hilang sinyal sehingga layanan Telkomsel tidak dapat digunakan," kata Awal kepada wartawan di Medan, Senin (16/6/2014).
Disebutkan Awal, perangkat yang diambil dari site tersebut terutama baterai dan kabel feeder. Estimasi kerugian akibat kejadian itu, rata-rata berkisar Rp 60 hingga Rp 300 juta.
"Namun dari sisi kerugian penggunaan pelanggan, site yang tidak berfungsi mengakibatkan revenue pada site tersebut menjadi berkurang selama site belum berfungsi kembali," kata Awal.
Kasus vandalisme maupun pencurian Situasi ini, kata Awal, sangat mengkhawatirkan. Apalagi kasus-kasus serupa masih terus terjadi pada tahun ini. Sebab itu pihak keamanan diminta membantu penanganan masalah ini.
(rul/try)











































