6 Model Seksi 'Cuci' Loko dalam Momen 150 Tahun Rel Pertama di Indonesia

6 Model Seksi 'Cuci' Loko dalam Momen 150 Tahun Rel Pertama di Indonesia

- detikNews
Senin, 16 Jun 2014 16:06 WIB
6 Model Seksi Cuci Loko dalam Momen 150 Tahun Rel Pertama di Indonesia
Foto: Angling Adhitya P/detikcom
Semarang - Mencuci lokomotif di stasiun memang merupakan hal biasa yang rutin dilakukan untuk merawat alat transportasi darat itu. Namun siang ini di Stasiun Tawang Semarang, lokomotif tua berumur 50 tahun dibersihkan oleh tangan-tangan berjari lentik dari enam model cantik asal Semarang.

Dengan membawa spons dan ember berisi air sabun, model-model seksi itu mengusap bodi lokomotif berwarna kuning buatan Belanda. Para penumpang dan fotografer di Stasiun Tawang sudah pasti tidak melewatkan momen tersebut. Lensa kamera dan lampu flash pun silih berganti "menjepret" mereka.

Atraksi mencuci lokomotif oleh model-model cantik itu merupakan pembukaan rangkaian acara peringatan 150 tahun jalur kereta pertama di Indonesia yaitu antara Semarang-Tanggung di Purwodadi.

Jalur sepanjang 26 kilometer dan lebar sepur 1435 mm itu mulai dibangun tanggal 17 Juni 1864 dan dilakukan oleh Nederland Indische Spoorweg Maatschappji (NISM), Jawatan Kereta Api Hindia Belanda. Untuk memperingati 150 tahun jalur tersebut, PT KAI Daop IV dan Unit Heritage Conservation & Architecture Design PT. KAI menggelar rangkaian acara bertema "The History Indonesia Railways".

"Acara pertama ini dengan lomba fotografi dengan enam model. Diikuti oleh semua kalangan," kata Kadaop IV Wawan Aryanto di Stasiun Tawang, Senin (16/6/2014).

Menurutnya dengan mendatangkan model dan difoto oleh puluhan fotografer, menjadi salah satu sosialisasi yang menunjukkan bahwa perkeretaapian Indonesia semakin baik.

"Dengan dicucinya loko KRUPP D 30105 oleh para model cantik, ya menunjukkan kalau loko tua pun tetap cantik. Loko itu masih dipakai untuk langsir," tandasnya.

"Kita merefleksikan bahwa 150 tahun lalu perkeretaapian sudah bagus. Dari refleksi itu bisa kita ambil hikmah untuk inovasi ke depan," timpal Manajer Permuseuman PT. KAI, Sapto Hartoyo.

Salah satu model, Isna Septa (18) sangat antusias mengikuti sesi fotografi itu. Selain lokasi yang tak biasa, ia juga bisa merasakan pengalaman berfoto di lokomotif bersejarah.

"Ya ini pengalaman bagus, kita juga basah-basahan di sini, enggak masalah," ujarnya.

Selain lomba foto, rangkaian akan berlanjut hari Selasa (17/6) besok dengan puncak acara napak tilas jalur kereta api pertama di Indonesia dimulai dari Stasiun Tawang-Tanggung-Kedungjati. Rombongan akan melakukan perjalanan menggunakan kereta api menyusuri jalur tersebut.

(alg/try)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads