"Jumat malam penyidik lakukan penggeledahan di beberapa ruang sekolah tersebut. Ada beberapa barang jadi barbuk seperti kamera tetapi bukan CCTV dan flash disc," jelas Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Rikwanto, Senin. (16/6/2014).
Rikwanto menegaskan pihaknya datang ke JIS bukan berdasarkan undangan melainkan keinginan sendiri. Dan pada saat mendatangi JIS, polisi juga membawa korban.
"Penyidik juga membawa korban menunjukkan dimana perbuatan itu terjadi. Dan saat itu korban lancar mengatakan dimana itu terjadi," jelas Rikwanto.
Rikwanto mengatakan, saat ini polisi masih menganalisa apa yang berada di dalam kamera yang disita. "Kita sedang menganalisis isi kamera tersebut. Apakah ada rekaman yang dimaksud korban apa tidak," tutup Rikwanto.
(spt/ndr)










































