"Jangan memprovokasi satu dengan yang lain," tutur Djoko di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (16/6/2014).
Djoko mengimbau agar masyarakat jangan mudah percaya berbagai pemberitaan yang memantik isu SARA di tahun politik ini. Publik hendaknya tak hanya percaya pada informasi satu sisi saja.
"Setiap ada isu itu, masyarakat harus bisa lebih mencerna diri sendiri, jangan terlalu percaya terhadap isu itu, kemudian melihat pemberitaan yang lain jangan dari satu sisi saja," kata Djoko.
Tensi persaingan dua kubu capres, yakni Prabowo Subianto dan Joko Widodo, semakin meningkat seiring debat capres yang kian seru. Meski begitu, kerasnya pertarungan debat tak perlu dibawa ke ranah kehidupan masyarakat.
"Meskipun di dalam debat dan wacana publik demikian keras, saya harapkan publik harus bisa meneduhkan dirinya sendiri dan masyarakat lain, sehingga apa yang panas di media massa tidak terjadi di lapangan," tuturnya.
(dnu/trq)










































