JK tiba di Ponpes Al Fathaniyah sekitar pukul 10.55 WIB. Ketua Umum Palang Merah Indonesia itu disambut ratusan santri laki-laki dan perempuan di lantai dua Ponpes. JK diterima dua pimpinan ponpes yaitu KH. Matin Sarkowi dan KH. Abu Yaobing Surahman
"Tentunya kita bersilaturahim dengan kiai-kiai, ulama untuk mendengarkan, kasih harapan di samping tentu meminta doa restu mendengarkan pimpinan pesantren," ujar JK seusai kunjungan ke Ponpes Al Fathaniyah, Komplek Tembong Indah, Kecamatan Cipocok Jaya, Serang, Banten, Senin (16/6/2014).
Dalam kunjungan tersebut, JK juga menyempatkan memberikan sedikit kata sambutan. Dia berharap metode pembelajaran di ponpes bisa mengimbangi akhlak dan agama. Menurutnya, keberadaan ponpes di era sekarang diperlukan untuk generasi muda.
"Pesantren ini sangat terbuka. Tidak bisa lagi kita menghafal, baca buku, baca koran. Semua harus ada keterbukaan. Semua pendidikan apa yang kita miliki. Jangan lihat ini Muhamaddiyah atau itu apa. Jangan. Islam mengajarkan kita selalu baik," kata JK memaparkan.
Adapun pimpinan Ponpes Al Fathaniyah KH. Matin Sarkowi berpesan kepada JK kalau terpilih menjadi Wakil Presiden maka harus mendekat dengan kalangan ulama dan kiai.
"Dua hal yang harus dilihat dalam pimpinan yaitu harus dekat dengan masyarakat dan punya akhlak yang baik agar bisa dicontoh rakyatnya," ujarnya.
(hat/brn)











































