"Jawaban Prabowo adalah jawaban presidential, jawaban Jokowi, maaf, seperti Dirut PD Pasar Jaya," kata Fadli Zon melalui akun twitternya @fadlizon seperti dikutip Senin (16/4/2014).
"Jawaban Jokowi soal ekonomi berdikari hanya soal pasar traditional. Waduh kasihan Bung Karno," imbuhnya sambil mention Prabowo dan Jokowi dalam setiap kicauannya.
Fadli juga mengkritik soal gagasan tol laut yang disampaikan Jokowi untuk menyelesaikan masalah distribusi pangan dan komoditi untuk pemerataan harga di semua wilayah. Menurut Fadli, ide deep tunnel di Jakarta saja tidak jelas.
"Hadeuh kenapa ga tol udara sekalian @jokowi_do2," kritik Fadli Zon.
Hal lain yang dikritik Fadli Zon adalah soal kartu Indonesia Pintar dan Indonesia Sehat yang merupakan replikasi dari KJS dan KJP. "Itu kartu print-printan sampai tiga kali keluar dari kantong Jokowi, apa nggak ada senjata lain?" tanyanya.
"Pernyataan Prabowo bagus sekali, firm menyakinkan. Tak Perlu pakai kartu contekan. Mantap," tegas politisi yang mengantongi gelar M.Sc dari The London School of Economics and Political Science (LSE) Inggris itu.
(iqb/trq)










































