"Tadi ada statement Jokowi yang sangat penting. 'Saya hanya taat pada konstitusi dan aspirasi rakyat Indonesia'," kata Anies menirukan Jokowi di Hotel Gran Melia, Kuningan, Jaksel, Minggu (15/6/2014).
Pernyataan ini merupakan ketegasan yang ingin ditunjukkan Jokowi bahwa ia bukanlah capres boneka seperti yang dianggap banyak orang.
"Ini menangkis segala black campaign yang menyebut boneka-boneka. Itu kata kata yang penting sekali. Itu untuk menjawab dugaan yang tidak penting," ujar Anies.
Saat debat, Jokowi diberi tiga menit untuk menyampaikan kalimat penutupnya. Gubernur DKI nonaktif ini menjelaskan terlebih dahulu mengenai apa yang membuatnya tergugah membenahi perekonomian Indonesia.
"Saya Joko Widodo, lahir di sini, saya besar di sini, saya dididik di sini dan seutuhnya adalah Indonesia. Saya tegaskan saya dan Pak JK siap memimpin Indonesia," sambungnya.
Jokowi lalu menegaskan bahwa jika nantinya terpilih, dia hanya tunduk kepada satu hal: konsitusi, kehendak rakyat Indonesia. "Salam dua jari," ujar Jokowi menutup pidatonya sembari mengacungkan jari telunjuk dan tengah, yang disambut tepuk tangan dan yel-yel pendukungnya.
(imk/jor)











































