Pengamat: Waktu Kampanye Pendek, Kampanye Hitam Marak

Pengamat: Waktu Kampanye Pendek, Kampanye Hitam Marak

- detikNews
Minggu, 15 Jun 2014 18:54 WIB
Pengamat: Waktu Kampanye Pendek, Kampanye Hitam Marak
Jakarta - Masa kampanye Pilpres 2014 diwarnai dengan maraknya kampanye hitam. Hal ini disebabkan oleh oleh pendeknya masa kampanye pilpres.

"Waktu kampanye yang pendek menjadi pendorong kampanye hitam marak di pilpres kali ini," ujar Direktur Eksekutif Indikator Politik Indonesia, Burhanuddin Muhtadi.

Hal itu disampaikan Burhanuddin dalam diskusi yang bertema "Efek Kampanye Negatif Dalam Pilpres 2014" di Galeri Kafe Taman Ismail Marzuki, Cikini, Jakarta Pusat, Minggu (15/6/2014).

Menurut Burhanuddin, kampanye hitam ini dijalankan oleh tim siluman yang tidak terdaftar di KPU sebagai tim sukses. "Dirty job ini tidak akan terbuka," imbuhnya.

Ada tiga jenis kampanye yang dilakukan politisi, yakni kampanye hitam, kampanye negatif, dan kampanye positif. Burhanuddin mengatakan, kampanye negatif dilakukan untuk men-down grade elektabilitas lawan dengan data dan fakta yang otentik, hal ini sah di dalam demokrasi. Dia mencontohkan di negara barat, kampanye negatif lebih banyak dilakukan ketimbang kampanye positif.

"(Kampanye) Negatif untuk membukakan mata pemilih," kata Burhanuddin.

"Yang tidak boleh, kampanye hitam atau kampanye jahat. Bukan masalah benar

atau salah, tapi percaya atau tidak percaya. Persepsi lebih penting daripada

fakta. Itu yang dimainkan," ulasnya.

(sip/nwk)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads