"Dalam karnaval yang akan diikuti lebih dari 800 peserta dan tentu ada 30 kendaraan hias kita akan coba menampilkan tema topeng betawi sekaligus juga dengan keajaiban topeng Nusantara," kata Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Arie Budhiman.
Hal itu disampaikan Arie dalam jumpa pers di Auditorium Gedung Nyi Agung Serang, Jalan HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, Minggu (15/6/2014). Dalam jumpa pers itu hadir pula ratusan peserta Jakarnaval.
Ada 5 wilayah yang akan diundang karena memiliki kekhasan topeng yakni Kalimantan Utara, Ponorogo-Jawa Timur, Indramayu-Jawa Barat, Bali dan Solo-Jawa Tengah.
"Ada 5 daerah yang topengnya khas masing-masing dan tentu saja dengan aneka topeng betawi, yang akan didukung sekitar 800 peserta," jelas dia.
Jakarnaval 2014 ini juga melibatkan komunitas-komunitas seni di Jakarta seperti Asosiasi Karnaval Indonesia, Kelapa Gading Carnival, Komunitas Anak Akar dan juga dari Institut Kesenian Jakarta. Para peserta Jakarnaval, sebagian besar adalah anak-anak muda, akan mengikuti serangkaian workshop dari 15 Juni hingga 20 Juni.
"Tentu saja saya berharap adik-adik bisa lebih bebas mengekspresikan imajinasi dan kreativitasnya untuk menceritakan topeng betawi dengan berbagai kostum yang akan menyertainya. Sebuah proses kreatif yang akan sangat menyenangkan, mudah-mudahan jadi pengalaman tak terlupakan karena menjadi kontribusi paling berharga dari generasi muda dan komunitas dalam merayakan ultah Jakarta," beber Arie.
Jakarnaval 2014 yang akan digelar 22 Juni nanti akan melewati rute Silang Monas Tenggara - Halaman Balai Kota - Jalan Medan Merdeka Selatan - Jalan MH Thamrin - Bundaran HI - Jalan Jenderal Sudirman - kawasan Semanggi.
"Mudah-mudahan adik-adik semua siap mengikuti acara workshop ini dan nanti tampil sendiri. Dinas Pariwisata bangga bisa memfasilitasi Jakarnaval. Kita berdoa untuk Jakarnaval agar dapat berjalan lancar, tertib dan meraih sukses," harap Arie.
(nwk/nrl)










































