Acara dengan tema "Membangkitkan Semangat Thoriqot dalam Mengawal Perubahan Indonesia Menuju Baldatun Toyibatun Warabun Ghofur" ini diselenggarakan di Masjid Istiqlal, Jl Taman Wijayakusuma, Jakarta Pusat, Minggu (15/6/2014).
Kabarnya acara ini secara simbolik juga akan memberikan dukungan ke Prabowo-Hatta. Namun baik Prabowo dan Hatta Rajasa tak hadir di acara ini. Anggota Dewan Penasihat Tim Pemenangan Prabowo-Hatta, Priyo Budi Santoso, bertindak mewakili pasangan capres tersebut.
Priyo yang mewakili Prabowo hanya menitip pesan kepada para jamaah yang memenuhi Masjid Istiqlal. "Mohon maaf Pak Prabowo berhalangan hadir karena berbagai kegiatan, utamanya karena persiapan debat capres nanti malam, beliau nitip salam. Dan meminta jamaah aktif mengawal pesta demokrasi," kata Priyo dalam sambutannya.
Salah satu keluarga dalem dan juga juru bicara resmi Pondok Peta Tulungagung, Ustadz Muhammad Munib Huda atau yang disapa Gus Munib, mengatakan kegiatan ini telah dilakukan di berbagai kota di Indonesia.
"Kegiatan ini sebagai lanjutan dari kegiatan sebelumnya di berbagai kota seperti Masjid Al- Akbar Surabaya dan Markas Kodam Jaya Diponegoro Semarang. Sesuai tema acara ini bertujuan menjalin silaturahmi dari unsur Ulama dan Ulil Amri (pemerintahan), bentuk upaya menyambungkan mata rantai kebangsaan," kata Gus Munib.
Mengenai pemilihan presiden Gus Munib mengatakan hingga saat ini Pondok PETA belum menentukan pilihan alias masih netral. "Kami bukan lembaga politik, sehingga kami akan bersikap netral terhadap pasangan capres dan kami punya cara memilih siapa pasangan yang pantas memimpin bangsa," ujarnya.
Massa datang menggunakan bermacam kendaraan seperti lebih dari 20 unit bus, mobil pribadi dan motor.
(van/nrl)











































