"Saya perkirakan sampai akhir proses konsolidasi, suara dari Golkar minimal 60 persen akan memilih Jokowi-JK secara nasional. Di Jawa Timur, tentunya identik 60 persen juga," ujar senior Golkar Fahmi Idris di sela acara Deklarasi Keluarga Besar Eksponen Tri Karya Golkar (Ormas MKGR, Soksi, Kosgoro 57) Jokowi-JK di Hotel Majapahit Surabaya, Minggu (15/6/2014),
Hadir pula senior Golkar Zainal Bintang dan Suhardiman. Fahmi yang juga Dewan Penasehat Tim Pemenangan Jokowi-JK di Jenggala Center menerangkan, deklarasi ini untuk membentuk relawan pemenangan capres nomor urut 2.
Katanya, kegiatan tersebut tidak hanya digelar di Surabaya, tapi juga di 38 kabupaten/kota di Jawa Timur, khususnya dari tri karya Golkar.
"Ini dirancang dan dikembangkan hingga ke bawah. Relawan yang bersimpati pada Jokowi-JK, tugasnya mengajak suami, istri, anak, tetangganya, di lingkungannya pada 9 Juli nanti memilih Jokowi-JK. Kenapa ini diperbesar, karena kenyataannya partai kurang efektif pergerakannya," terangnya.
Ia mengakui, Partai Golkar telah memutuskan mendukung pasangan Prabowo-Hatta. Namun, dalam Pilpres 2014 ini, yang dipilih bukan partai, tapi ketokohannya.
"Semula Partai Golkar kan mendukung Pak ARB sebagai capres dan saya maupun Tri Karya Golkar mendukungnya. Karena tidak ada capres dan cawapres dari Golkar, maka sudah selesai. Saya sebagai anggota Golkar, mendukung kader Golkar yaitu Pak JK yang mantan Ketua Umum Golkar," tandasnya sambil menambahkan, dirinya siap menerima sanksi dari partainya, karena lebih memilih Jokowi-JK.
(roi/dnu)










































