Hal itu disampaikan oleh Kiai Mufid Ahmad Busyairi dalam acara Silaturahmi Kiai Kampung di Cirebon, Jawa Barat, Minggu (15/6/2014).
"Saran saya dialog harus lebih interaktif, jadi bukan hanya gagasan sekedar jargon-jargon, tapi harus lebih detail," ucap Kiai Mufid.
Kiai Mufid mengatakan, dalam debat nanti Jokowi harus memaparkan realitas di lapangan. Dia menyarankan Jokowi jangan berbicara hal yang mengawang-awang.
"Dia harus menyampaikan hal yang sebenarnya, jangan yang tidak benar," ujarnya.
Lanjut, kiai asal NU ini mengatakan, alasan mendukung Jokowi karena mantan walikota Solo itu selalu mengimplementasikan nilai nilai Islam dalam tugasnya.
"Jokowi itu selalu menggandeng kaum mayoritas atau minoritas dalam hal berdemokrasi, itu sangat dan sesuai ajaran Islam," ujarnya.
(rvk/fjr)











































