"Kita sudah cek ke Polsek Cengkareng, tidak ada laporan kehilangan Aisyah," ujar Kasat Reskrim Polres Jakarta Barat, AKBP Hengki Hariyadi, kepada detikcom, Sabtu (14/6/2014).
Hengki mengatakan, pihak kepolisian sudah menelepon Andi. Tetapi tidak ada gelagat gelisah dari Andi yang kehilangan anaknya dari tanggal 11 Juni 2014 itu. Saat ditelepon polisi, Andi mengaku anaknya dibawa oleh pria yang bernama Wawan.
"Ini kan aneh, dia tidak ada rasa gelisah saat kita hubungi. Padahal anaknya hilang. Dia malah bilang kalau anaknya malam akan pulang," ujarnya.
Hengki juga mengatakan, Polsek Cengkareng juga belum pernah memeriksa satpam sekolah tempat Aisyah mengenyam pendidikan. "Tidak ada itu, laporan juga tidak ada," ucapnya.
Sebelumnya, Andi melaporkan anaknya hilang sejak tanggal 11 Juni 2014 lalu. Dia mengaku anaknya diculik oleh pria berkulit hitam, berbadan tinggi besar dan membawa motor Yamaha Mio.
Andi juga mengatakan, Aisyah tidak diculik sendiri. Dia diculik bersama teman sekelasnya bernama Ekasari. Bahkan Andi mengaku sudah melapor ke Polsek Cengkareng.
(rvk/vid)











































