Kasat Reskrim Polresta Pekanbaru, Kompol Arief Fajar mengungkapkan hal itu kepada detikcom, Sabtu (14/6/2014). Dia menjelaskan, awalnya warga melihat adanya 2 orang melakukan pecah kaca mobil Honda Jazz di Jl Bambu Kuning Pekanbaru siang tadi.
Pelaku sempat membawa kabur uang dari dalam mobil, yang menurut pemiliknya ada Rp 3 juta. Bandit yang merampok ini menggunakan sepeda motor. Hanya saja saat kepergok warga, keduanya tak sempat naik ke motornya.
"Saat dikejar warga keduanya lari secara terpisah. Satu tertangkap, inisial PS dan menjadi bulan-bulanan warga," kata Kompol Arief.
Selanjutnya, warga menyerahkan pelaku ke polsek terdekat. Dari sana pihak kepolisian melakukan pengembangan. Satu tersangka ini mengaku kalau mereka satu komplotan ada 4 orang.
"Mereka semuanya berasal dari Jambi yang baru sepekan berada di Pekanbaru. Kawanan bandit ini mengaku sengaja ke Riau untuk melakukan perampokan," kata Kompol Arief.
Masih menurut Arief, sepekan ini para pelaku mengontrak rumah di Jalan Bangau Sakti, Panam, Kecamatan Tampan, Pekanbaru. Tersangka PS diminta menunjukan rumah kontrakan mereka.
"Ketika kita melakukan pengembangan, tersangka PS mencoba kabur. Tim langsung melumpuhkan kakinya," katanya.
Tersangka PS mengaku, setiap operasi mereka berempat dengan dua sepeda motor. Satu motor dengan dua orang bertugas sebagai eksekusi di lapangan. Sedangkan dua orang lagi sebagai orang yang melakukan pemetaan dan pengintainya.
"Mereka ini sudah cukup profesional. Padahal pengakuan tersangka, mereka selama ini jambi berjualan sayur di pasar," kata Kompol Arief.
(cha/vid)











































