Pimred Obor Rakyat Klaim Tak Lakukan Black Campaign

Pimred Obor Rakyat Klaim Tak Lakukan Black Campaign

- detikNews
Sabtu, 14 Jun 2014 10:50 WIB
Pimred Obor Rakyat Klaim Tak Lakukan Black Campaign
Jakarta - Tim Jokowi-JK (Joko Widodo-Jusuf Kalla) akan melaporkan tabloid Obor Rakyat karena dinilai berisi kampanye hitam (black campaign). Pimpinan Redaksi Obor Rakyat, Setiyardi berkilah bahwa tabloid yang dia terbitkan bukanlah kampanye hitam.

"Ini kan isinya biasa saja. Ini murni karya jurnalistik yang diterbitkan saya dan teman-teman redaksi yang lain," kata Setiyardi pada diskusi di Warung Daun, Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (14/6/2014).

Setiyardi kemudian mencontohkan salah satu judul artikel '184 Caleg PDIP Non-Muslim'. Menurut dia, tulisan itu berdasarkan fakta.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kenapa harus marah? PDIP seharusnya jangan marah kalau kami nyatakan bahwa PDIP itu partai palang. PPP saja tidak marah kalau dibilang partai muslim. Ini fakta sejarah bahwa memang PDIP salah satu elemennya adalah Partai Katolik yang difusi tahun 1973," papar Setiyardi.

Dia juga mengaku bahwa biaya produksi seluruhnga berasal dari kocek pribadinya. Komisaris PTPN ini mengaku memiliki kemampuan untuk itu.

"Ini biaya produksinya murah karena kertasnya tipis. Anggap saja satu lembar di bawah Rp 1.000 dan saya cetak 100.000 eksemplar semua dengan uang pribadi," ucap dia yang berbaju kotak-kotak.

Sebelumnya capres Joko Widodo (Jokowi) mengaku sudah melaporkan otak di balik tabloid Obor Rakyat ke polisi kemarin. Saat ditanya wartawan terkait beredarnya rumor bahwa orang tersebut adalah orang penting, Jokowi tak membantah.

"Ya sudah mulai diketahui siapa, sudah mulai diketahui dan hari ini juga kita laporkan ke kepolisian, bukan Bawaslu, karena menurut saya ini sudah pidana, sudah ketemu," ujar Jokowi di Desa Gentasari, Kecamatan Kroya, Cilacap, Jumat (13/6).

(bpn/rmd)


Berita Terkait