"Berdasarkan data inventarisasi, wilayah Jakbar masih jauh dari kata kota layak pejalan kaki. Untuk itu kita akan perbaiki 20 trotoar yang ada," jelas Kasudin PU Jakbar, Sisca Hermawati kepada wartawan, Jumat (13/6/2014).
Sisca menjelaskan, tidak layaknya trotoar tersebut dikarenakan beberapa trotoar dijadikan para pedagang kaki lima (PKL) berdagang dan banyak juga trotoar yang mengalami kerusakan serta dilintasi kendaraan bermotor.
Trotoar yang dimaksud di antaranya trotoar Tanjung Duren Barat VI, Jalan Dr. Susilo III Rw 03, dan Jalan Dr. Semeru, Grogol Petamburan, Jakarta Barat.
"Memang masih jauh jika dikatakan kota laik jalan. Tapi kami optimistis jika Jakarta Barat akan menjadi kota layak Jalan," kata Sisca.
Selain menata jalur trotoar dengan paving blok, pihaknya juga akan membuat dua-tiga tiang pancang untuk menghindari sepeda motor dan PKL memanfaatkan trotoar. Namun Pemkot belum menjadwalkan tanggal pengerjaan.
Sebab 20 paket pengerjaan kegiatan trotoar tersebut masih dikaji oleh Unit Lelang Pengadaan Barang dan Jasa (ULP) yang dilakukan satu pintu di Pemprov DKI.
"Kami sudah masukan semuanya ke dalam ULP dan sampai saat ini belum ada titik terang," imbuhnya.
(spt/fdn)










































