"Saya kok ragu ya dengan hasil survei yang dirilis LSN karena hasilnya jauh berbeda dengan hasil survei yang sudah dirilis oleh beberapa lembaga-lembaga yang kredibel dan independen," kata Koordinator Relawan Merah Putih Charles Honoris kepada detikcom di Jakarta, Jumat (13/6/2014).
Charles yang lolos ke DPR dari Dapil DKI III, khususnya menyoroti pernyataan Anggota Dewan Penasihat Tim Prabowo-Hatta, Marzuki Alie, yang meyakini hasil survei LSN lebih akurat dibanding hasil lembaga lain. Charles menyindir Marzuki yang kalah bersaing dengannya di Dapil DKI III.
"Mungkin beliau tidak bisa membaca dan menganalisis hasil survei dengan baik yang akhirnya menyebabkan gagalnya beliau masuk ke DPR," ujar pria yang juga anggota Tim Pemenangan Jokowi-JK wilayah DKI Jakarta ini.
Seperti diberitakan sebelumnya, Marzuki Alie menyatakan keoptimisannya bahwa Prabowo akan memenangkan Pilpres pada 9 Juli 2014 nanti. Hal ini berdasarkan hasil survei yang mengunggulkan Prabowo-Hatta. "Ya harus (optimis) lah. Kalau hasil survey Cyrus kan itu jelas orangnya ke mana. Kalau LSN ini independen, nggak ada niatan apa-apa kok," ujar Marzuki di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta.
LSN merilis hasil survei yang menempatkan pasangan nomor urut satu Prabowo-Hatta di atas Jokowi-JK pada Kamis 12 Juni kemarin. Hasil survei LSN menunjukkan, duet Prabowo-Hatta meraih elektabilitas 46,3%, duet Jokowi-JK 38,8%, dan responden yang belum menentukan pilihan 14,9%.
Survei dilakukan antara tanggal 1-8 Juni 2014 di 33 provinsi dengan jumlah responden 1.070 orang dengan perbandingan laki-laki dan perempuan 50:50. Survei dilakukan melalui pengumpulan data teknik melalui wawancara dengan pedoman kuisioner. Margin of error survei -/+ 3% dengan tingkat kepercayaan 95%.
(zal/trq)











































