Bahaya Sekali, Mesin X-Ray di Bandara Sultan Babullah Ternate Tak Dijaga Petugas

Bahaya Sekali, Mesin X-Ray di Bandara Sultan Babullah Ternate Tak Dijaga Petugas

- detikNews
Jumat, 13 Jun 2014 18:55 WIB
Ternate - Tindakan tak terpuji dan membahayakan terjadi di Bandara Sultan Babullah, Ternate. Mesin X-Ray di bandara itu tak dijaga petugas.

Seperti dituturkan, motivator nasional Aqua Dwipayana tadi sore, Jumat (13/6/2014) sekitar pukul 16.00 WIT, yang mendapat pengalaman dengan mesin X-ray tanpa penjaga itu.

"Ini perlu mendapat perhatian serius dari pemerintah terutama Kementerian Perhubungan," jelas dia.

Aqua menjelaskan, saat memasuki Bandara Sultan Babullah Ternate, karena tak ada petugas yang berjaga di dekat mesin x-ray itu, akhirnya seluruh barang bawaan miliknya serta penumpang lain sama sekali tidak melewati mesin tersebut sebagaimana layaknya perlakuan terhadap semua barang yang masuk bandara.

"Saya dan beberapa penumpang lainnya sangat kaget melihat hal tersebut. Itu di luar kebiasaan setiap masuk areal bandara. Biasanya pemeriksaannya cukup ketat, tidak hanya terhadap barang-barang bawaan penumpang tetapi juga perlakuannya pada setiap orang yang melewati x-ray itu," ungkap Aqua.

Kementerian Perhubungan, lanjut Aqua, harus segera turun tangan dan secara serius membenahinya. Ini sangat penting sebab menyangkut keselamatan penerbangan nasional. Jangan sampai setelah ada kejadian negatif misalnya ada yang membawa bom atau senjata api lolos masuk ke bandara itu, baru mendapat perhatian yang besar.

Penasaran dengan kondisi itu, sambil menunggu pesawat yang akan membawanya ke Jakarta, Aqua mencari informasi dari beberapa orang yang bekerja di Bandara Sultan Babullah Ternate tersebut. Ternyata hal seperti itu sudah sering terjadi sehingga dianggap hal biasa. Jadi bukan hanya pertama kali ini saja.

"Bandara ini memang bangunannya megah. Namun tidak diimbangi dengan kedisiplinan petugas keamanannya. Sehingga sering terjadi mereka meninggalkan tempat tugasnya dan membiarkan mesin x-ray itu tidak dijaga. Calon penumpang atau orang-orang yang akan masuk ke Bandara Sultan Babullah ini tinggal melenggang masuk tanpa ada pemeriksaan," ungkap Aqua menirukan ucapan seorang pekerja di bandara tersebut.

‎Informasi yang diperoleh mantan wartawan harian Jawa Pos dan harian Bisnis Indonesia ini tidak hanya itu. Lebih mengagetkan lagi, pernah terjadi mobil yang tidak punya kartu masuk dari otoritas Bandara Sultan Babullah, bisa langsung ke lapangan parkir mendekat ke pesawat, tiba-tiba nyelonong masuk dengan membawa calon penumpang untuk naik ke pesawat. K

Ketika itu pilot pesawat kepunyaan salah satu Badan Usaha Milik Negara tersebut langsung telepon ke General Manager operator pesawat itu untuk komplain atas kejadian tersebut. Bahkan pilotnya mengancam tidak mau menerbangkan pesawatnya karena sikap calon penumpang yang langsung naik mobil sendiri ke dekat pesawat dapat membahayakan penumpang lainnya.

"Pilotnya komplain ke saya atas kejadian itu. Kemudian mengancam tidak mau melanjutkan perjalanan karena penumpang yang nyelonong sendiri ke pesawat dapat membahayakan keselamatan penerbangan. Dikhawatirkan penumpang itu membawa barang berbahaya ke pesawat," ungkap petinggi di bandara itu yang
keberatan namanya disebutkan.

Berdasarkan semua pengalaman itu, agar kejadian yang sama tidak terulang kembali, Aqua menyarankan kepada seluruh instansi terkait agar segera membenahi dan memperbaiki sistem pengamanan Bandara Sultan Babullah Ternate.

Jika tidak mendapat perhatian serius, yang rugi tidak hanya pemerintah dan masyarakat provinsi Maluku Utara saja karena operator pesawat tidak akan mau terbang ke wilayah tersebut sebab keselamatan dan keamanan pesawat dan kru serta penumpangnya terganggu. Penerbangan nasional juga akan terganggu karena pasti mendapat sorotan dari dunia penerbangan internasional sebab tidak sungguh-sungguh memperhatikan keselamatan di bandara.

"Kementerian Perhubungan harus segera bertindak tegas agar keamanan di Bandara Sultan Babullah Ternate dapat segera diterapkan sesuai dengan standar internasional yang berlaku di bandara seluruh dunia," tutup Aqua.

(fjp/ndr)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini