"Alhamdulillah, saya sangat senang, terharu, dan terkejut bertemu dengan Pak SBY," ungkapnya saat berbincang dengan detikcom via telepon, Jumat (13/6/2014).
Raeni menambahkan dirinya mendapat Beasiswa Presiden. Dara yang kesehariannya mengajar les pelajar SMA dan mengajar anak-anak mengaji di musala itu pun bebas memilih satu dari 50 universitas terbaik di dunia.
Saat ini, Raeni pun masih menentukan dirinya akan berkuliah dimana. Namun, ia mengaku sangat berhasrat untuk melanjutkan ke jenjang magister di Inggris.
"Saya harapan pertamanya berkuliah di UK. Karena di sana ada beberapa dosen saya yang berkuliah di sana juga. Jadi akan memudahkan saya," ucapnya.
"Tapi yang jelas Beasiswa Presiden itu, saya bisa bebas menentukan satu dari 50 universitas terbaik di dunia. Entah itu di Australia, Amerika, atau Inggris. Pak SBY bilang, beliau akan mendukung," sambungnya.
Raeni menyentak publik dengan prestasinya. Walau hanya anak tukang becak, ia bisa membuktikan diri dengan meraih prestasi brilian. Akhir pekan lalu, ia ditasbihkan sebagai lulusan terbaik dengan IPK 3,96 di Unnes.
Anak tukang becak Mugiyono itu berkuliah di Unnes dengan bantuan beasiswa Bidikmisi. Dia sukses menamatkan kuliah selama 3 tahun 6 bulan dan 10 hari.
(bar/nwk)










































