Menurut Fadjroel kekuatan Jokowi ada pada ketenangan saat menyampaikan pikiran dan bisa menjelaskan apa yang telah dikerjakan.
"Jadi sampai debat 5 kali pun tetap sama, Prabowo-Hatta akan bekerja, Jokowi-JK telah bekerja," kata Fadjroel.
Fadjroel juga mengkritik Prabowo yang tidak tahu berapa jumlah kabupaten dan kota di Indonesia. Dalam debat Ahad lalu, Prabowo menyampaikan ada 500 kabupaten dan kota, padahal menurut Fadjroel yang benar adalah 545.
"Dalam debat, calon presiden yang salah mengutip angka itu sasaran empuk untuk dihajar," tegas Fadjroel.
(brn/brn)










































