"Memang dari pantauan di lapangan dengan survei kita melihat antusiasme yang luar biasa. Saat berkampanye di NTB, Medan, sepanjang jalan orang mengacungkan angka satu. Itu refleksi pesan suara masyarakat yang merespons kita," kata Wakil Ketua Bidang Strategi Tim Prabowo-Hatta, Romahurmuziy saat dihubungi detikcom, Jumat (13/6/2014).
Dia mengatakan hasil survei LSN ini memperlihatkan bukti kalau elektabilitas Prabowo-Hatta meningkat signifikan. Selain itu, survei LSN juga membuat keyakinan kalau Prabowo-Hatta menjadi pilihan utama di daerah tertentu antara lain seperti Jawa Timur, Jawa Barat, dan DKI Jakarta,
"Itu benar-benar terefleksikan dan betul terjadi peningkatan elektabilitas Prabowo-Hatta. Pekan ini kita yakin tambak naik elektabilitas kita," ujarnya.
Adapun Kamis kemarin, LSN merilis elektabilitas Prabowo-Hatta melejit di delapan dari sembilan provinsi yang memiliki jumlah pemilih besar. Delapan provinsi itu yakni DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Timur, Banten, Sumatera Utara, Sulawesi Selatan, Sumatera Selatan dan Lampung. Sementara, Jokowi-JK hanya unggul di satu provinsi di Jawa Tengah.
Alasan publik memilih Prabowo-Hatta karena pasangan tersebut memiliki ketegasan dengan presentase 56,6 persen. Survei LSN ini dilakukan pada 1-8 Juni 2014 di 33 provinsi dengan 1070 responden.
(hat/brn)











































