Wakil Ketua Bidang Strategi Tim Prabowo-Hatta, Romahurmuziy mengatakan dengan pengalaman musik selama tiga dekade, Rhoma Irama bakal memberikan warna tersendiri dalam setiap kampanye di daerah. Dia mencontohkan saat kampanye calon wakil presiden Hatta Rajasa di Banten, raja dangdut itu mampu memikat masyarakat kalangan menengah bawah.
"Bang Haji dengan grup Sonetanya seperti kita ketahui adalah satu-satunya musisi tiga dekade. Posisi Bang Haji di mata rakyat sangat dekat. Dan rakyat kecil kita ini adalah mayoritas penyuka musik dangdut. Saya kira turun andil signifikan," sebut politikus yang akrab disapa Romi itu saat dihubungi detikcom, Jumat (13/6/2014).
Romi yakin jasa 'Rhoma Effect' bakal memberikan andil di Jawa Timur. Pasalnya, ini sudah terbukti ketika di Pemilu Legislatif yang membuat PKB melejit di posisi lima dengan 9,04 persen.
Menurut dia, keberhasilan PKB ini juga turut andil dari jasa Rhoma Irama. Bahkan, Romi yakin 60 persen suara warga Nahdliyin bisa dirangkul karena 'Rhoma Effect'. "Saya yakin lah. Ini kan sudah dilihat di Pileg kemarin," sebut Sekjen PPP itu.
Romi pun menuturkan kalau Rhoma Irama lebih 'klop' dibandingkan grup band Slank yang dirangkul tim Jokowi-JK. Selain musik lebih dikenal, Rhoma Irama punya kharismatik ke masyarakat kecil.
"Dua-duanya punya pendukung fanatik. Tapi, saya lebih yakin dengan Bang Rhoma. Lebih klop buat rakyat," ujarnya.
(hat/brn)











































