TNI Usut Keaslian Surat Pemecatan Prabowo yang Beredar

TNI Usut Keaslian Surat Pemecatan Prabowo yang Beredar

- detikNews
Jumat, 13 Jun 2014 13:09 WIB
TNI Usut Keaslian Surat Pemecatan Prabowo yang Beredar
Jakarta - TNI masih terus mengusut kebocoran surat pemecatan Prabowo Subianto. TNI akan mencari tahu lebih dulu, apakah surat itu benar asli atau palsu.

"Tapi kan surat itu asli apa tidak kan belum bisa dipastikan. Sekarang kan lagi diselidiki oleh Panglima TNI," kata Menko Polhukam Djoko Suyanto di Istana Negara, Jakarta, Jumat (13/6/2014).

Djoko tidak mau menanggapi lebih dulu soal adanya pendapat yang menyebut surat itu terbukti asli. Dia masih menunggu hasil penyelidikan yang dilakukan jajaran TNI.

"Panglima TNI kan sedang mencari ini, surat itu asli atau tidak. Orang panggilan KPK saja bisa (palsu)," bebernya.

Setelah mengetahui keaslian surat ini, TNI baru akan mengusut pengedarnya.

Wakil Ketua DKP Letjen TNI Fachrul Razi sendiri sudah membantah adanya kaitan dirinya dengan tersebarnya surat rekomendasi tersebut. Dia mengatakan tidak ada kepentingan dengan bocornya surat itu.

Menurutnya, hal yang mudah bagi TNI untuk dapat mengusut persoalan ini. "TNI kan kalau mau gampang tinggal cari, hanya cari saja siapa yang akses ke situ dalam 2 minggu terakhir," kata Fachrul yang dihubungi terpisah pagi tadi.

Sebagaimana diketahui, surat rekomendasi pemecatan Prabowo yang beredar di masyarakat berisi keputusan Dewan Kehormatan Perwira Nomor KEP/03/VIII/1998/DKP. Surat tersebut dibuat dan ditandatangani pada 21 Agustus 1998 oleh Ketua Dewan Kehormatan Perwira Jenderal TNI Subagyo Hadi Siswoyo, Sekretaris Letjen TNI Djamari Chaniago, Wakil Ketua Letjen TNI Fachrul Razi, anggota Letjen Susilo Bambang Yudhoyono, dan anggota Letjen Yusuf Kartanegara.

(mok/ndr)


Berita Terkait