Raeni datang ke wisuda di kampus Unnes dengan diantar becak oleh ayahnya Mugiyono. Sang ayah sengaja mengayuh becak dari Kendal ke Semarang untuk merasakan bahagia anaknya. Sang ayah berhenti bekerja dari perusahaan kayu demi mengambil uang pesangon untuk membiayai Raeni. Selepas itu dia menjadi tukang becak dan penjaga malam di sekolah.
Raeni juga berkuliah dengan bantuan beasiswa Bidikmisi. Dia sukses menamatkan kuliah selama 3 tahun 6 bulan dan 10 hari. Satu mimpinya, dia ingin melanjutkan kuliah S2 di Inggris, mengikuti jejak dosennya.
Dan kiranya mimpi Raeni akan terwujud. Lewat akun twitter @SBYudhoyono Presiden SBY memberi pernyataan akan memberi beasiswa bagi Raeni untuk mewujudkan cita-citanya.
"Presiden SBY: Memenuhi rencana Raeni, pemerintah akan berikan kesempatan pendidikan S2 di luar negeri melalui Program Beasiswa Presiden," tulis akun @SBYudhoyono, Jumat (13/6/2014).
Raeni pagi ini juga bertemu Presiden SBY dan Ibu Ani di Halim Perdanakusumah. Raeni dan ayahnya Mugiyono diberi ucapan selamat Presiden dan ibu negara atas prestasinya.
(fjp/ndr)










































